“Mawar Hitamku”

 

MAWAR HITAMKU

By. Azie Nasrullah
To: dear my mom Kit Rose
=====================

Kelopak, terjatuh ke bumi,
terinjak kumbang, saat ia datang.
Duri tak berani menusuk, lemah
madu dihisap begitu saja.
Putik dan benang sari hanya berbisik,
kutitipkan bunga muda di kakimu: kumbangku.
=
“Bukan, jangan puji aku,
aku bukan mawar merah,
yang merekah di bawah pelangi,
sehabis gerimis manis tadi pagi.
Aku hitam, tak pantas kau genggam.”
=
Tidak! Gertakku…
Kau mawarku, tetap milikku.
Merah itu darah
dan, aku tak suka.
Aku tak mengenalmu,
baru saja kusapa.
=
Lalu kubaca aksara yang terucap dalam tatap.
Kueja, kata demi kata, meski tak pandai, tetap kucoba.
Dapat! Aku tahu siapa kau.
Ya, dulu… pernah aku bertarung
memperebutkanmu, dengan mereka
bajingan yang tak suka kelopakmu.
=
Katanya kau tak ada, tak pantas ‘tuk dihias.
Lalu kutanya, apa salahnya?
Itu lambang kejahatan, jawabnya…
=
Aku tertawa, lalu membuang muka.
Kupetik kau di taman tanpa bebatuan,
embun menjadi saksi setelah turun tadi pagi,
bertanggakan pelangi hinggap di ilalang,
kutusukkan kau ditanganku, sebelum akhirnya
aku percaya: kau ada, dan aku
menang, mendapatkanmu,
Cinta….|


|===|

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s