“Menakar Hari”

|

Menakar hari,,, untuk sebuah pagi.

Ada cakar mengintip di sela risau,

menghembus tirai hari dihanyut kelam,

mengusik goresan silam menyeret tenggelam,

dalam kubangan dosa luka dan doa-doa.

Kukaburkan dengan berhala.

|

Satu noktah tercatat.

Oleh hitamnya senjakala cinta.

Dua ruang terhenyak ingin menyapa.

Satu di antaranya terpekur pilu.

|

Apapula daya ruang-ruang.

Semua tertara pada ketetapanNya.

Suka duka tangis tawa,

Nostalgia bersisa luka.

|

Hatiku melepuh jiwanya terkelupas.

Aku rindu dia menunggu.

Sampai kapan.

Hembusan nafas menakar hari.

|

– MH + EIP –

Ilustrasi by Image Google

6 responses to ““Menakar Hari”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s