“Daun Di Dalam Kopi Basi”

——————————————————————————————————–

Untuk info lengkap tentang Lesehan Sastra 3 Kota silahkan baca link di bawah ini :

http://www.facebook.com/groups/komunikasi.sastra/doc/284176734965905/

============================================================

Untuk lelaki di ujung sana,

‘The Reason’ masih menemaniku mencari wajahmu,

dan telah kuambil lukamu untuk menikam hati hitamku,

kini tempuhlah kembali perjalanan yang sempat kau tinggalkan,

untuk mengasah kata indah dan merdumu di halaman hitamku.

=

Semakin aku menanti hadirmu,

akan semakin rapat kututup pintu ini,

ukir saja janji dan makna milikmu,

rakit saja pematang cinta tak bertepimu,

lalu ikat dan lekatkan pada dinding kaca mahamu,

dan bercerminlah di sana,

untuk apa kau sematkan luka pada tiap belahan dada.

 =

Jika dan jika saja, andai dan andai saja,

tak kau pangkas tongkat yang pernah kau ulurkan

untuk penopang langkah tertatihku,

tentu aku masih dapat iringi alunan dukamu,

yang kini tlah terendam di dalam genggaman dan hingar bingar katamu.

 =

Satu nampan bisa di dalam poci madu,

yang kau sajikan pada tiap helaan nafasku tlah kureguk tandas,

tertawalah atas luka lebamnya saja,

lalu bacalah tiap kata yang pernah kau tumpahkan pada serambi cintaku,

tlah kucatat rapi di sana,

di atas sehelai daun hitamku,

di dalam kopi basiku.

|————————MH

*adamu hanya ada di dalam kopi basi*

13 responses to ““Daun Di Dalam Kopi Basi”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s