Candu

The Reason masih setia menemaniku,
merangkai kembali potongan dan serpihan kisah,
dari tiap malam yang pernah kita rangkai bersama,
di ujung senja menyapa hitam,
bagai candu merasuk hari-hari sepi.

Apa ini lebih baik untukmu,
atau harus kuberikan lebih,
menuang tetes demi tetes kasih,
pada ruang surammu hingga kembali ceria,
bagai candu hangat bibirmu memoles pori-pori.

Aku ingin mencatatnya pada buku hatiku,
sebagai bekal tidurku malam ini,
di sana ada dirimu menanti,
jika esok mentari masih bersinar,
bagai candu belaianmu merayap tiada henti.

Menyibak mendung juga untukmu,
tak kan kuhentikan langkah pada titian rindu,
agar harimu semakin merona,
ada getar semakin menggebu,
bagai candu hentakan nafasmu pada mimpiku.

Candu ini merengkuhku untuk tidak berlari menjauh,,,

by Kit Rose

Ilustrasi Image Google
————————————————————————————
Jika pagi ini kembali terlihat wajahmu,
aku benar-benar tak mampu mengusir bayangmu.
Sampai kapan kita tak tahu dan tak usah mencari tahu,
karena semua sudah dilukis dalam samudra semakin menggelora.

4 responses to “Candu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s