Kekasih

Malam semakin larut dan aku masih ingin menikmatinya,
bersama hitam dari kelopak mawarku,
terhampar luas butiran cinta di gelap malam,
ingin kuraih salah satu untuk kekasih,
menemani tidurnya di ujung sana.

Tak ada helaan nafas tanpa untuknya,
menatap bening pada malam semakin pekat,
dan nada itu tenggelam dalam buaian mimpi indah,
untuk kekasih merajut kembali indahnya pagi,
kan kutemani walau dari kejauhan.

Bias senja berganti pekat di sini,
mengukir kembali perjalanan yang telah usai,
entah untuk apa lagi hati masih bertaut,
merasakan pedihmu di sana,
mengemas gundah menjadi nyanyian rindu.

Haruskah melawan ketika rasa mendekat,
mengukir kembali perjalanan entah untuk apa,
hanya kehangatan untukmu di sini,
membelai tidurmu dalam gelisah,
malam pun menggiring hati menyatu di sana,
agar nafasmu tetap hangatkan sepiku.

Selamat malam kekasih,

by Kit Rose

Ilustrasi Image Google
—————————————————-
Tidurlah dalam pangkuan malamku,
esok kita urai bersama yang belum selesai,
agar langkah tak terhenti oleh pedih dan nestapa.

8 responses to “Kekasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s