Sudahlah

Tutup pintu itu dan jangan pergi,
itu yang segera ingin ku bisikkan padamu,
ketika kau singgah sesaat di ruang hatiku malam itu,
lalu kau pergi begitu saja, tapi sudahlah.

Sudah terlanjur kunikmati hangat sapamu,
dan kini hendak kau ambil kembali bahkan jejaknya,
tak bisakah kau sisakan sedikit saja walau hanya bayangan,
agar langkahku dapat menahan kelopak yang terkulai,
tapi kau sudah berlalu, dan sudahlah.

Aku tak ingin merelakan telingaku,
mendengar apapun, lalu kumainkan I’d Rather Go Blind,
dan bayangan, ya hanya bayanganmu, yang datang,
tapi hanya keinginanku, dan kau tak ada,
lalu kembali senyap, ah sudahlah.
dan malam pun berkata sudahlah,
ya, sudahlah.
S U D A H L A H

Ilustrasi Image Google

by Kit Rose
Malam ini masih terasa indah,,,

18 responses to “Sudahlah

  1. bila datang hanya untuk singgah dan kemudian pergi..
    jgn tinggal hatimu disini..
    susah bagiku tuk mengembalikannya padamu..
    bila datang hanya untuk singgah..
    berikan saja sedikit senyum..
    sehingga hanya tawa yg tertinggal..
    bukan airmata dan bayang2 memanjang..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s