Menyapa gelap dan hitam tak bercahaya,
kau kira mata tajamku tak awasi dari remang.
Petiklah satu kelopak mawar hitamku dan hancurkan,
tak kan kau lihat perlawanan dari ruang hampa,
namun itu tak lama dan tak akan lama, sayang,,,
Sebentar akan kau rasakan duri tajam di jarimu,
menusuk pada kedalaman yang kau miliki.
Lalu puaskan memandang kelopak menggelepar,
di sana hanya ada luka dalam kasat matamu itu,
hanya ada rintihan dalam tipuan pendengaranmu,
hanya ada kesakitan, apa yang kau rasa kini?
Tak kan lama rasamu yang kau kira ada.
Sebentar puaskan diri pada luka di sini,
yang kau kira ada dan akan membunuh jiwaku,
lalu rasakan darah mengalir dari celah hatimu.
Tak kan lama yang kau kira ada kini menjadi tiada,
tak lama keniscayaan diriku pada tiap kelopak hitamku,
tak akan lama dan kau akan segera tahu seberapa lama,,,
semua tak lama…
- MH -
