“Lingkaran”

Pagi ini aku terbangun tanpa wajah siapa pun,

dan segera kusimpan wajah itu jauh di dalam hitamku,

hingga aku tak mengejar dan mencari pada halaman lain hatiku,

I’d Rather Go Blind menambah pedihnya pagi dalam hitam meradang,

namun angin jingga menyapa hitam dan mengabarkan kemelut hati bisunya.

 

Lingkaran cinta membelenggu dalam hitam,

menjerat langkah hati kala perjalanan hampir sampai ke ujung,

haruskah ku meminta kau bawa kembali aku pada halaman masa lalu,

indahnya kini kunikmati seiring pedihnya menyayat puing halaman cinta.

 

Dan aku masih memandang wajahmu walau tak ingin,

semakin memudar namun jejaknya menuntaskan luka menganga,

jika bahagia ini milikmu, kan kuserap sakitmu dalam hati cintaku,

esok kan kunikmati indahnya saat kau peluk tubuhku dalam balutan kafan.

- M H -

——————————————————–

Ada sepasang kekasih dalam kehidupan kita di lingkaran masa lalu.

Dan aku akan tetap memeluk hitam ini menunggu lingkaran yang belum terurai.

Jangan takut langkahmu terhenti, aku akan tersenyum bahagia untukmu.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s