Puisi Novel Melukis Langit Babak Pertama
Ketika Mendung & Badai Mulai Datang
Hendra duduk menatap gelap di teras rumahnya. Asap rokok tak pernah berhenti mengepul dari bibirnya. Matanya menerawang dingin pada kegelapan malam. Mencoba mencari ketenangan namun tak kunjung datang. Hatinya masih mendidih oleh pertengkaran di kantor malam lalu dan siang ini. Istrinya, Puniawati, menganggap sikapnya seperti anak kecil dan tidak bertanggung jawab. Sikap yang tak diharapkan Hendra.

Follow blog’ku ya, ntar pasti aku follback http://andiweb3.wordpress.com
Terima kasih ^_^